Dreambuilding

Membangun mimpi. Kapan terakhir kali kamu (saya) bermimpi? Bermimpi dengan sengaja. Mungkin seiring bertambahnya usia, bertambahnya kegiatan, bertambahnya kesibukan (atau bisa dibilang: hilangnya prioritas waktu untuk hal non-kesibukan), tanpa disadari kita berhenti bermimpi. Atau, takut bermimpi? Saat saya membaca-baca tulisan saya 10 tahunan yang lalu, saya terkagum-kagum sendiri, sekaligus tersentil. Saat itu saya terlihat bersemangat … Continue reading Dreambuilding

Maka ke manakah kamu akan pergi?

Dalam seminggu terakhir ini ada dua orang dari keluarga saya yang dipanggil kembali oleh Sang Pencipta. Yang pertama, adalah sepupu saya (Teh Ine) di Jakarta yang kakek/neneknya adalah saudara kakek/nenek saya. Beliau meninggal karena Covid 19. Lalu, kakek saya di Bandung (Akung) yang telah saya kenal selama 6 tahun ini. Mereka berdua dipanggil di hari … Continue reading Maka ke manakah kamu akan pergi?

Le Petit Prince: Pesan untuk kita dari seorang anak kecil

Akhir bulan yang lalu saya iseng-iseng window shopping di Gramedia Grand Indonesia. Biasanya saya menghabiskan waktu di area rak self-improvement atau non-fiksi. Tapi saat itu saya coba berkeliling area lain di Gramedia: seksi cerita anak dan fiksi. Sepertinya sudah lama saya tidak membaca-baca buku fiksi. Dulu sepertinya banyak buku-buku atau novel fiksi yang saya baca, … Continue reading Le Petit Prince: Pesan untuk kita dari seorang anak kecil

Akan tiba suatu masa… #selfreminder

Image credit: Facebook post by Kang Alfathri Adlin Akan tiba suatu masa, dimana aku sangat khawatir dengan masa itu. Suatu masa dimana keyakinan hanya tinggal dalam pikiran, dan keimanan tidak berbekas dalam amal perbuatan. Banyak orang baik tapi tidak berakal, dan ada orang berakal tapi tidak beriman. Ada yang lidahnya fasih tapi hatinya lalai. Ada … Continue reading Akan tiba suatu masa… #selfreminder

Belajar Memaknai Hidup dari Man’s Search for Meaning – Viktor Frankl

Akhir tahun lalu saya sempat membaca buku self-help terkait dengan healing, mental health, dan psikologi populer. Ternyata buku-buku tersebut sering merujuk kepada karya Viktor Frankl, seorang psikolog asal Austria. Beberapa waktu yang lalu juga, mentor saya merekomendasikan buku karangan Viktor Frankl ini yang berjudul "Man's Search for Meaning" (Pencarian Makna, terjemah). Buku yang saya baca … Continue reading Belajar Memaknai Hidup dari Man’s Search for Meaning – Viktor Frankl

Rezeki, Fungibility, dan Rasa Syukur

Ada satu obrolan menarik dengan adik terkecil saya yang sudah menjadi yang terbesar. Di beberapa bulan terakhir saya tidak menyadari bahwa kemampuan dia menyerap ilmu sangat cepat dan banyak buku-buku yang dilahapnya. Di lingkungan rumah kami bahkan dia menjadi semacam sumber referensi yang cukup diandalkan karena wawasannya. Favoritnya adalah membaca buku-buku motivasi dan investasi. Sepertinya … Continue reading Rezeki, Fungibility, dan Rasa Syukur

Letting Go Prayer

https://videopress.com/v/gF96iof2?autoPlay=true&loop=true&posterUrl=https%3A%2F%2Fsemangatyanghidup.files.wordpress.com%2F2021%2F04%2Fgopr3776.jpg&preloadContent=metadata Deru ombak Dalam Kemahasucian Engkau, ada kepasrahan ku atas Takdir-mu Dalam segala nikmat yang kuterima, ada Engkau satu-satunya yang pantas kupuja dan puji Dalam segala hiruk-pikuk dunia, hanya Engkau satu-satunya pengisi hidup ku Dalam segala keterpurukan, hanya Engkau satu-satunya yang bisa mengangkatku, atas kehendakMu Subhanallah, alhamdulillah, laailahailallah, allahuakbar Ya Allah izinkanlah ombak ini membawa … Continue reading Letting Go Prayer

Terjun

Di surat At-Tin, Allah mengatakan bahwa manusia itu dibuat dengan bentuk sebaik-baiknya. Kemudian kita akan dikembalikan ke tempat serendah-rendahnya. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh, mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya. Sebuah keniscayaan bahwa suatu saat dalam episode hidup kita, kita akan berada di titik paling rendah. Mungkin saat itu kita … Continue reading Terjun

Apakah Bahagia dan Ketenangan itu Tujuan Hidup?

Apakah Betul bahagia dan tenang itu tujuan hidup? Bukankah sesudah bahagia itu biasanya ada kesedihan? Di beberapa minggu terakhir ini saya memikirkan bahwa bahagia dan tenang itu bukan merupakan tujuan. Mohon koreksi jika saya salah. Bahagia dan ketenangan itu adalah perasaan. Dan itu "bisa" diciptakan dari dalam diri kita sendiri. Saat menulis ini saya terlihat … Continue reading Apakah Bahagia dan Ketenangan itu Tujuan Hidup?